Anastasya's

when a small map, directs me into big things

8:09 AM
May 30th, 2012

Hadjaruddin Abdul Majid Pagardewa

Pria pertama, dengan peci hitam, tinggi, tegap, gagah, tegas, tampan, kurus. Dengan jam tangan emas seiko yang selalu melekat di pergelangan tangan kanannya, yang menandakan bahwa beliau adalah sosok yang selalu tepat waktu.

Lahir di Pagardewa, nama sebuah daerah di Lampung Selatan, 31 Desember 1929. Dan nama itu menjadi panggilan kerennya aku rasa di kalanga rekan-rekannya ;)

Beliau mula-mula mencoba menarik hatiku dengan permainan puzzle yang selalu menjadi favoritku hingga kini.

Beliau mengambil hatiku hingga perlahan aku memanggilnya…Papa

Beliau selalu berpesan, “Nak, lebih baik menunggu ketimbang membuat orang lain menunggu…”

Beliau adalah sosok yang humoris, pengingat, cerdas, vokal dalam melihat isu-isu yang sedang booming.

Beliau mungkin ingat, setiap detik perjuangannya di masa muda. Dan itulah pengalaman yang sering beliau share bersama putra-putrinya.

Beliau suka membaca. Koran, biografi, ensiklopedia, sejarah, cerita-cerita yang berkaitan dengan pemerintahan. Aku pernah melihat kumpulan kliping berita yang beliau buat. Rapih, dan aku merasa beliau sangat keren. Haha :)

Beliau sukses membuatku jatuh hati pada sosoknya.

Sebelum pensiun, beliau pergi ke Jakarta setiap Senin atau Kamis pagi, naik Pakuan Express, rapat di Kamar Dagang dan Industri, dimana beliau merupakan penasihat sekaligus pendiri disana. Kemudian beliau pulang membawakanku Hoka-Hoka Bento Shrimp Roll kesukaanku :)

Beliau tidak suka minum es kelapa muda. Katanya dulu beliau pernah tinggal di rumah seorang profesor yang mengajar di Universitas Indonesia (sekarang, entah sebelum kemerdekaan namanya apa), dan profesor itu tidak mau minum es kelapa setelah berusia di atas 30 tahun. Katanya bikin pikun, hehe

Beliau aktif berpuasa Senin Kamis sejak beberapa tahun terakhir, kecuali saat iya harus terbaring sakit. Kalau sekedar batuk atau meriang beliau tetap keukeuh mau puasa, biasanya.

Beliau senang mendengarkan radio. BBC, dimana berita terkini selalu update. Dan hingga kini, radio kecilnya awet, tergantung di kamar. Beliau pernah bialng kepadaku semasa kecil, “Eitss, jangan pegang antena radionya , Nak. nanti meledak.” Dan hal tersebut dalam sekejap memecah tawaku dan ibuku.

Beliau selalu menelpon, mencariku ketika jam 8 malam aku belum juga tiba di rumah tanpa memberinya kabar. Ah, maaf ya, Pah :(

Dan aku percaya beliau tak henti-hentinya mendoakan yang terbaik untukku, dalam setiap shalatnya, sujudnya kepada Allah…

Walaupun tak nampak dari luar, aku begitu menyayangi beliau, begitu mengkhawatirkan beliau, apalagi saat beliau jatuh sakit. Rasanya seharian ingin menjaganya, tapi tentu aku punya kewajiban lain di kampus yang juga tak bisa aku tinggalkan.

Dari lubuk hati yang terdalam, cuma ingin bilang…

“Pah, cepet sembuh, jangan sakit lagi… Nanti liat aku wisuda dan harus main catur sama suamiku nanti. Nanti putra-putriku juga mau makan roti selai meses-nya papah. Oke pah :’)”

7:34 AM
May 30th, 2012
allthingseurope:

Westminster Bridge & Big Ben (by justB!)

ini adalah hal berikutnya yang ingin gue kunjungi setelah Mekkah, Madinah, dan Paris. Someday, insyaAllah, aaaaamiin :)


allthingseurope:

Westminster Bridge & Big Ben (by justB!)

ini adalah hal berikutnya yang ingin gue kunjungi setelah Mekkah, Madinah, dan Paris. Someday, insyaAllah, aaaaamiin :)

9:16 AM
May 29th, 2012
then, he called me his HOME.
9:13 AM
May 29th, 2012
lagi-lagi eiffel <3


lagi-lagi eiffel <3

(via girlfromparis)

1:44 AM
May 9th, 2012

Orang Sabar Disayang Allah

“Kalo dia sabar, dia pasti dapet, Nak.”

Begitu kalimat wejangan dari nyokap kelar gue dan nyokap melewati rutinitas di malam minggu. Well, semenjak kuliah ini gue jadi makin banyak ngobrol sama nyokap. Makin lepas lepas juga cerita tentang apapun, segala kebahagiaan dan kegalauan. Dan nyokap hafal loh cerita-cerita gue yang panjang lengkap dan banyak itu! ((:

Setelah obrolan itu kelar, nyokap balik ke kamarnya dan gue melebarkan selimut. Gue berniat tidur, tapi… sepeerti biasa, ada aja yang gue pikirin. Dan kali ini tentang kalimat nyokap gue tadi.

Buat gue, orang sabar itu super banget deh. Karena nggak gampang loh buat bisa jadi orang sabar itu. Halangannya ada berjuta-juta bermilyar-milyar dan bertriliun-triliun kali. Dan ketika lu bisa sabar, lu seakan sampai di rumah lu (lagi).

Sabar itu nggak sama sekali sederhana.

Sabar itu juga simpel sebenernya.

Sabar itu bisa bikin orang lain di sekitar kita nyaman.

Sabar itu nggak gampang ‘naik’, ketika suasana di sekitar lu panas.

Sabar itu ketika lu jatuh, dan lu mampu bangkit lagi.

Dan lu belajar banyak dari peristiwa jatuh-bangun itu.

Dan sabar yang diikuti dengan ketekunan, ketelatenan, nggak ngoyo, nggak maksain untuk mencapai sesuatu itu luar biasa. Menurut gue, keberuntungan pun nggak bakalan segen buat deket-deket dengan orang seperti itu. Dan seperti kata nyokap gue, dia pasti bisa dapetin apa yang dia cari dan dia kejar dengan sabar, dan tawakal.

5:33 AM
April 6th, 2012
kalo lo bisa main individu, lo MENANG. tapi kalo lo bisa main dalam team, lo JUARA. MENANG sama JUARA, beda kan?
Andrian Irwansyah (coach basket TIN)
8:10 AM
March 31st, 2012



2:41 AM
March 28th, 2012



(Source: leilockheart)

2:41 AM
March 28th, 2012



(Source: mochacafe, via leilockheart)

2:13 AM
March 28th, 2012
larasdex:

Sunrise di puncak Ciremai. 3078MDPL
Captured by&#160;: Larasdex - Canon Ixus 105



suatu hari kesana lagi lah mbak yas, liat sunrise lagi :)


larasdex:

Sunrise di puncak Ciremai. 3078MDPL

Captured by : Larasdex - Canon Ixus 105

suatu hari kesana lagi lah mbak yas, liat sunrise lagi :)